Perbekel Nyalian Fasilitasi Pementasan Kebudayaan Jepang Sousei Kogura

Perbekel  Desa Nyalian Cokorda Gde Agung Mahaputra memfasilitasi pertukaran  kebudayaan Bali dengan Jepang yang diwujudkan dengan pementasan tari barong dan pementasan kebudayaan Jepang oleh the league of sousei  Kagura bertempat di pelataran Monumen Puputan Klungkung. Sebelum pementasan diawali dengan persembahyangan bersama dan makan malam bertempat di Pendopo Puri Agung Semarapura  Jumat (26/4/2024). Acara ini dihadiri Ida Dalem Semaraputra  didampingi asisten I Setda Klungkung, Kadis Pariwisata, Kadis Kebudayaan, serta utusan OPD lainnya. Kehadiran tim Kebudayaan Jepang yang berjumlah 30 orang ini dipimpin oleh Hiroaki Omote.

Asisten I Sekda saat membacakan sambutan  Bupati Klungkung  mengucapkan selamat datang kepada rombongan tim kebudayaan Jepang sembari menjelaskan sekilas sejarah Klungkung dengan perang puputannya.

“Kami sangat mengapresiasi pertujaran budaya ini, di samping untuk mengenal budaya bangsa lain juga bisa memperkenalkan budaya Bali,” papar Bupati Klungkung dalam sambutan tertulisnya.

Lebih lanjut juga Bupati Klungkung juga menyampaikan  persiapan  Festival Semarapura ke-6 yang  akan dimulai pada tanggal 28 April 2024 dan akan digelar selama 4 hari. Festival Semarapura yang merupakan agenda rutin tahunan ini masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2024 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Ida Dalem Semaraputra yang berkesempatan memberi sambutan, menyatakan bahwa Klungkung pada dasrnya merupakan asak muasal dari kebudayaan di Bali. Beliau juga mengajak semua kalangan untuk ikut melestarikan budaya kita sendiri serta mengantisipasi perubahan yang demikian pesat.

” Semoga kerjasama kebudayaan dapat terus dibina”, papar Ida Dalem.

Sementara itu  Perbekel Desa Nyalian   Cokorda Gde Agung Mahaputra menjelaskan bahwa terlaksananya kegiatan ini berkat adanya penyampaian dari salah satu warga desa Nyalian yang bekerja sebagai pemandu wisata  bahwa sousei Kagura berkeinginan mengadakan pertukaran budaya dengan Desa Nyalian. Permintaan ini pun difasilitasi   melalui acara pementasan pada hari ini sebagai wujud pemberdayaan masyarakat di bidang kebudayaan.

Tinggalkan komentar