Tata Agenda Lebih Teratur dan Terbuka, DPMDPPKB Klungkung Kembangkan Adi Bagoes

Mengantisipasi padatnya kegiatan yang dilaksanakan baik yang bersifat internal ataupun eksternal , Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung mengembangkan inovasi baru untuk menata agenda kegiatan agar lebih teratur dan terbuka yang diberi nama Adi Bagoes. Inovasi yang dikembangkan mulai bulan April tahun 2024 ini mula dioperasikan pada hari Senin (6/5/2024), ditandai dengan pertemuan teknis yang dihadiri Kepala DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja didampingi Sekretaris dan para Kepala Bidang serta para admin.

Kepala DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja dalam paparannya menyatakan pihaknya sering menemui kesulitan untuk mengetahui kegiatan-kegiatan yang harus dihadiri serta membagi tugas-tugas kepada pejabat eselon III. Sebelumnya agenda kegiatan dinas ditulis di papan agenda.

“Kita perlu agenda yang dibuat secara digital sehingga memudahkan untuk melaksanakan pembagian tugas baik kegiatan yang dilaksanakan oleh DPMDPPKB sendiri ataupun undangan dari pihak lain”, papar I Wayan Suteja.

Sekretaris DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Sudiarsa selaku perancang inovasi ini menyatakan Adi Bagoes merupakan akronim dari Agenda Dinas Berbasis Google Sheet yang memungkinkan setiap pengguna untuk mengisi agenda dinas. Di dalamnya termuat hari/tanggal pelaksanaan kegiatan, nama kegiatan, tempat, waktu, serta pihak yang akan menghadiri.

“Nantinya pihak Sekrtariat dan semua bidang-bidang dapat mengisi kegiatan yang akan dilaksanakan atau diikuti melalui link yang telah disiapkan sehingga akan memudahkan Kepala Dinas untuk membagi tugas”, papar Sudiarsa.

Lebih lanjut Sudiarsa juga menegaskan bahwa hadirnya inovasi ini akan menjadikan agenda lebih teratur dan terbuka. Teratur artinya agenda ini tersusun secara sistematis dan terinci untuk meminimalisisr adanya kegiatan yang terlewatkan atau tak bisa dihadiri. Sedangkan terbuka artinya dapat dilihat dan diketahui oleh setiap orang khususnya staf DPMDPPKB Kabupaten Klungkung sebagai wujud keterbukaan informasi publik. Untuk itu Adi Bagoespun akan ditampilkan melalui website DPMDPPKB Kabupaten Klungkung.

Pj Bupati Klungkung Terima Audiensi Tim TTG Ekasma

Tim Teknologi Tepat Guna (TTG)   siswa SMAN 1 Semarapura (Ekasma)  berhasil menjadi yang terbaik  dalam Lomba TTG Tingkat Provinsi Bali yang digelar pada bulan Maret  lalu.  Selanjutnya mereka akan menjadi duta Bali dalam ajang yang sama di tingkat Nasional yang penilaiannya akan digelar pada bulan Mei ini. Demikian disampaikan dalam audiensi dengan Penjabat Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika, Jumat (3/5/2024) bertempat di Ruang Rapat Bupati Klungkung. Turut hadir dalam acara ini Kepala DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja didampingi Kabid PUEM AA Wiryawan Airsania, Kepala SMAN 1 Semarapura Putu Sudibawa, para siswa selaku inovator , dan Guru Pembina.

Kepala DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja dalam laporannya menyatakan karya TTG siswa SMAN 1 Semarapura  dengan judul  Mr. Onast : Methane Digester From Onion Waste yang digawangi Ni Putu Shinta Rayani Krisna RP dkk berhasil menjadi yang terbaik untuk kategori unggulan.

“Hari ini para innovator tersebut hadir untuk beraudiensi serta  mohon arahan dan doa restu untuk maju sebagai duta Bali di tingkat Nasional”, papar Suteja.

Lebih lanjut Wayan Suteja menjelaskan bahwa teknologi yang dikembangkan para siswa diupayakan untuk mengolah limbah kulit bawang yang tak terolah selama ini sehingga mencemari lingkungan. Teknologi yang dikembangkan para siswa  memungkinkan terjadinya fermentasi sehingga limbah kulit bawang ini menghasilkan produk seperti gas yang dapat digunakan untuk memasak serta pupuk baik pupuk cair ataupun padat.

Pj.Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika dalam penyampaiannya mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih. Pj Bupati memberikan dukungan dan doa penuh kepada Tim TTG Ekasma agar mendapat hasil terbaik dalam ajang Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Perbekel Nyalian Fasilitasi Pementasan Kebudayaan Jepang Sousei Kogura

Perbekel  Desa Nyalian Cokorda Gde Agung Mahaputra memfasilitasi pertukaran  kebudayaan Bali dengan Jepang yang diwujudkan dengan pementasan tari barong dan pementasan kebudayaan Jepang oleh the league of sousei  Kagura bertempat di pelataran Monumen Puputan Klungkung. Sebelum pementasan diawali dengan persembahyangan bersama dan makan malam bertempat di Pendopo Puri Agung Semarapura  Jumat (26/4/2024). Acara ini dihadiri Ida Dalem Semaraputra  didampingi asisten I Setda Klungkung, Kadis Pariwisata, Kadis Kebudayaan, serta utusan OPD lainnya. Kehadiran tim Kebudayaan Jepang yang berjumlah 30 orang ini dipimpin oleh Hiroaki Omote.

Asisten I Sekda saat membacakan sambutan  Bupati Klungkung  mengucapkan selamat datang kepada rombongan tim kebudayaan Jepang sembari menjelaskan sekilas sejarah Klungkung dengan perang puputannya.

“Kami sangat mengapresiasi pertujaran budaya ini, di samping untuk mengenal budaya bangsa lain juga bisa memperkenalkan budaya Bali,” papar Bupati Klungkung dalam sambutan tertulisnya.

Lebih lanjut juga Bupati Klungkung juga menyampaikan  persiapan  Festival Semarapura ke-6 yang  akan dimulai pada tanggal 28 April 2024 dan akan digelar selama 4 hari. Festival Semarapura yang merupakan agenda rutin tahunan ini masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2024 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Ida Dalem Semaraputra yang berkesempatan memberi sambutan, menyatakan bahwa Klungkung pada dasrnya merupakan asak muasal dari kebudayaan di Bali. Beliau juga mengajak semua kalangan untuk ikut melestarikan budaya kita sendiri serta mengantisipasi perubahan yang demikian pesat.

” Semoga kerjasama kebudayaan dapat terus dibina”, papar Ida Dalem.

Sementara itu  Perbekel Desa Nyalian   Cokorda Gde Agung Mahaputra menjelaskan bahwa terlaksananya kegiatan ini berkat adanya penyampaian dari salah satu warga desa Nyalian yang bekerja sebagai pemandu wisata  bahwa sousei Kagura berkeinginan mengadakan pertukaran budaya dengan Desa Nyalian. Permintaan ini pun difasilitasi   melalui acara pementasan pada hari ini sebagai wujud pemberdayaan masyarakat di bidang kebudayaan.

Desa Bakas Juarai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Klungkung Tahun 2024

Setelah melalui penilaian secara marathon dari tanggal 26 Maret 2024 hingga 1 April 2024, Desa Bakas akhirnya ditetapkan sebagai juara I Lomba Desa Tingkat Kabupaten Klungkung Tahun 2024. Hal ini tertuang dalam Keputusan Bupati Klungkung nomor 124/08/HK/2024 tanggal 5 April 2024. Dalam Surat Keputusan ini selanjutnya Desa Bakas ditunjuk untuk menjadi duta Klungkung dalam ajang yang sama di tingkat Provinsi Bali Tahun 2024. Selain Desa Bakas, juga ditunjuk Kelurahan Semarapura Klod Kangin untuk menjadi duta Klugkung dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2024.

Dalam lomba ini Desa Bakas meraih poin 571,81. Duduk di peringkat II adalah Desa Akah dengan nilai 568,58 diikuti oleh Desa Kusamba dengan nilai 553,48 di peringkat III dan Desa Kutampi di peringkat IV dengan nilai 518,33. Nilai-nilai ini diperoleh melalui penilaian pada tiga bidang.

Pertama, Evaluasi Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan meliputi aspek: a) Pemerintahan; b) Kinerja; c) Inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat; d) Desa dan Kelurahan berbasis teknologi informasi/e-government; dan e) Pelestarian adat dan budaya.

Kedua, Evaluasi Bidang Kewilayahan Desa dan Kelurahan meliputi aspek: a) Identitas; b) Batas; c) Inovasi; d) Tanggap dan siaga bencana; e) Pengaturan investasi; dan f. Pelestarian Lingkungan Hidup.

Ketiga, Evaluasi Bidang Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan meliputi aspek: a) Partisipasi masyarakat; b) Lembaga kemasyarakatan; c) Pemberdayaan kesejahteraan keluarga; d) Keamanan dan ketertiban; e) Pendidikan; f) Kesehatan; g) Ekonomi; h) Penanggulangan kemiskinan; dan i) Peningkatan kapasitas Pemerintah Desa dan Kelurahan dan masyarakat.

Sebagai juara I Desa Bakas berhak meraih hadiah sebesar Rp. 20 juta. Untuk juara II digelontor hadiah Rp. 7 juta, juara III memperoleh Rp. 5 juta, dan juara harapan memperoleh hadiah Rp. 3 juta.

Sebagai duta Kabupaten Klungkung Desa Bakas dan Kelurahan Semarapura Klod Kangin pun akan mendapat pembinaan kembali yang dijadualkan pada tanggal 16 s/d 19 April 2024.

Adi Bagoes Dipangku Adinda Renata

Judul di atas bukanlah judul dari sebuah cerita ataupun sinetron, bukan pula suatu kenampakan yang terjadi di suatu tempat. Untaian kata tersebut merupakan empat inovasi yang sedang dan akan dikembangkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa , Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Klungkung pada tahun 2024 ini, dalam rangka meningkatkan kualitas layanan khususnya dari sisi administrasi. Keempat inovasi yang dimaksud yaitu Adi Bagoes (Agenda Dinas berBAsis GOoglE Sheet), Dipangku (Digitalisasi Informasi PosyANdu KlunGKUng), Adinda (Arsip DIgital daNa DesA), dan Renata (foRm onlinE NAskah beriTA).

Adi Bagoes (Agenda Dinas berBAsis GOoglE Sheet) merupakan sebuah inovasi untuk menjawab permasalahan padatnya agenda kegiatan pada DPMDPPKB Kabupaten Klungkung, baik kegiatan yang dilaksanakan oleh internal ataupun eksternal DPMDPPKB Kabupaten Klungkung. Melalui inovasi ini semua kegiatan dapat disusun dalam agenda per hari baik dari segi waktu, dan tempat serta memungkinkan pimpinan untuk membagi tugas guna menghadiri kegiatan dimaksud. Dengan cara ini diharapkan kegiatan per hari dapat terbagi habis serta tidak ada kegiatan yang tercecer. Penggunaan Google Sheet atau Google Spreadsheet karena aplikasi ini dapat diinstal dengan mudah pada android serta dapat digunakan secara bersama-sama oleh pemangku kegiatan ataupun pimpinan. Agenda yang telah tersusun selanjutnya dapat disajikan melalui media sosial ataupun website Dinas.

Dipangku (Digitalisasi Informasi PosyANdu KlunGKUng) merupakan inovasi untuk meningkatkan kualitas pendataan pelayanan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di Kabupaten Klungkung yang terdiri atas lima (5) kelompok sasaran yaitu Posyandu Balita, Posyandu Pasangan Usia Subur, Posyandu Ibu Hamil dan Menyusui, Posyandu Remaja, dan Posyandu Lansia. Aplikasi ini akan mempermudah para kader Posyandu dalam melakukan penginputan data dan penyimpanan data layanan Posyandu serta mempermudah proses monitoring dan evaluasi oleh para pengambil kebijakan . Aplikasi ini telah mendapatkan subdomain dan hosting pada alamat http://dipangku.klungkungkab.go.id

Adinda (Arsip DIgital daNa DesA) merupakan sebuah inovasi untuk mewadahi arsip-arsip yang terkait dengan dana desa melalui google drive yang nantinya dapat digunakan oleh masing-masing desa untuk menyimpan arsip dana desa secara digital. Arsip inipun nantinya dapat dipantau oleh kecamatan dan kabupaten sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Renata (foRm onlinE NAskah beriTA) merupakan inovasi untuk mewadahi pengumpulam bahan berita kegiatan Dinas secara online untuk nantinya diunggah ke website ataupun media sosial Dinas. Sudah menjadi rahasia umum jika menulis tidak semudah berbicara, melalui form dengan skema 5W+ 1 H ini pelaksanana kegiatan dapat menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan yang meliputi nama kegiatan (what), waktu pelaksanaan (when), tempat pelaksanaan (where), pihak-pihak yang terlibat (who), tujuan pelaksanaan kegiatan (why), serta sekelumit tentang proses pelaksanaan kegiatan (how) yang dilengkapi dengan foto kegiatan sehinga nantinya dapat disusun menjadi sebuah berita yang dapat dipublikasikan ke khalayak.

Sebagai inovasi daerah, tersebut keempat inovasi ini telah diupayakan untuk memenuhi kriteria seperti mengandung pembaharuan, memberikan manfaat bagi daerah atau masyarakat, tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan pada masyarakat, merupakan kewenangan daerah dan dapat direplikasi.

Rembuk Stunting Kabupaten Klungkung Tahun 2024 Hasilkan Enam Kesepakatan

Sebagai wujud pelaksanaan aksi ke-3 pada Delapan Aksi Konvergensi dan dalam rangka mendukung pencapaian target penurunan angka stunting nasional tahun 2024, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Klungkung  melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Rabu (20/3/2024). . Kegiatan yang berlangsung  di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung ini dibuka oleh Pj Bupati Klungkung serta dihadiri oleh seluruh TPPS Kabupaten Klungkung. Turut hadir perwakilan dari Satgas Stunting BKKBN Provinsi Bali, para Camat dan Perbekel serta Tim Pendamping Keluarga se-Kabupaten Klungkung.

Penjabat Bupati Klungkung Nyoman Jendrika dalam sambutannya mengapresiasi upaya seluruh elemen dalam upaya penanggulangan stunting di kabupaten Klungkung.

“Perlu upaya yang luar biasa dan melibatkan semua pihak untuk mempertahankan dan bahkan menekan angka stunting di Kabupaten Klungkung”, papar Pj Bupati Klungkung

Lebih lanjut Pj Bupati Klungkung menguraikan beberapa upaya yang dapat ditempuh untuk menekan stunting di kabupaten Klungkung meliputi pencegahan lahirnya bayi stunting dan penanganan anak stunting melalui intervensi gizi terpadu.

Rembuk stunting ini  diawali dengan paparan oleh  Satgas Stunting BKKBN Provinsi Bali mengenai Kebijakan Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting. Pada materi kedua, disampaikan hasil Analisa Situasi dan Rencana Kegiatan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Klungkung dan dilanjutkan dengan paparan materi Intervensi Spesifik dan Sensitif dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Klungkung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung.

Rembuk Stunting Kabupaten Klungkung Tahun 2024 ini diikuti penandatanganan komitmen dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting yang dituangkan dalam enam poin kesepakatan  yang meliputi:

  1. Sasaran prioritas beserta rencana program dan kegiatan yang disertai indikator target kinerja dan kebutuhan pendanaan dalam rencana kegiatan percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Klungkung tahun 2025.
  2. Target Prevalensi Stunting Kabupaten Klungkung tahun 2025 sebesar 4,75%.
  3. Komitmen bersama Pemerintah Daerah, Organisasi Perangkat Daerah, Sektor Non-Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat dalam aksi konvergensi untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Klungkung.
  4. Komitmen bersama dalam penganggaran kegiatan percepatan penurunan stunting dalam APB Desa.
  5. Hasil kesepakatan Rembuk Stunting Kabupaten Klungkung Tahun 2024 untuk dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD Kabupaten Klungkung Tahun 2025.
  6. Penentuan Desa Lokasi Prioritas dan peningkatan alokasi kebutuhan pendanaan program dan kegiatan terkait dengan percepatan pencegahan stunting dalam rancangan APBD Tahun 2025.

 

Inovasi Teknologi Tepat Guna Ekasma Dinilai Tim Penilai Provinsi Bali

Inovasi teknologi tepat guna karya para siswa SMA N 1 Semarapura (Ekasma) mendapat penilaian dari Tim Penilai Lomba Teknologi Tepat Guna Provinsi Bali bertempat di sekolah setempat Senin, 18 Maret 2024. Tim penilai yang dipimpin oleh Dharma Susila ini, diterima langsung oleh Kepala SMAN 1 Semarapura Putu Sudibawa, didampingi Sekretaris DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Sudiarsa, Kabid PUEM AA Wiryawan Airsania beserta jajaran. Turut hadir utusan dari OPD Pemkab Klungkung seperti dari Dinas Pertanian, Bappeda, para guru Pembina dan siswa.

Dalam sambutan selamat datangnya, Putu Sudibawa menyampaikan selamat datang kepada Tim Penilai sembari berharap mendapat pembinaan demi penyempurnaan inovasi-iinovasi yang dihasilkan oleh para siswa.

“Kami berharap inovasi yang dihasilkan oleh para siswa kami dapat bermanfaat bagi masyarakat, mohon arahan lebih lanjut untuk penyempurnaannya”, papar Sudibawa.

Sementara itu Sekdis Wayan Sudiarsa dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang ini bukan semata-mata untuk mendapat penilaian, namun untuk memperoleh masukan penyempurnaan serta pengembangan lebih lanjut agar dapat memberi manfaat kepada warga masyarakat sesuai fitrahnya sebagai teknologi tepat guna.

“Kita berharap inovasi yang dihasilkan ini tidak mandeg sampai di sini, namun dapat dikembangkan untuk hal lainnya”, ujar Sudiarsa.

Sudiarsa pun mencontohkan pengembangan teknologi pada inovasi Mr. Onast yang mengolah limbah kulit bawang, diterapkan untuk mengolah limbah canang. Demikian juga inovasi Paris tak hanya digunakan untuk menghalau burung, namun juga digunakan untuk mesin penyosohan gabah.

Dalam lomba teknologi tepat guna ini para siswa SMAN 1 Semarapura mengajukan dua inovasi. Pertama, inovasi berjudul Mr. Onast : Methane Digester From Onion Waste yang digawangi Ni Putu Shinta Rayani Krisna RP dkk untuk kategori unggulan. Teknologi tepat guna ini diupayakan untuk mengolah limbah kulit bawang yang tak terolah selama ini sehingga mencemari lingkungan. Dalam proses pengolahannya, dibuat sebuah alat yang memungkinkan terjadinya fermentasi sehingga limbah kulit bawang ini menghasilkan produk seperti gas yang dapat digunakan untuk memasak serta pupuk baik pupuk cair ataupun padat.

Kedua, inovasi berjudul Paris (Penghalau Burung Otomatis) yang digawangi oleh I Gusti Ngurah Agung Triksamawan, dkk yang berupaya memanfaatkan tenaga surya untuk menghasilkan energi penggerak dynamo yang selanjutnya akan menggerakkan perangkat pengusir burung. Alat yang mereka kembangkan pun telah didemonstrasikan di halaman sekolah.

Kesyawa Nata Putra dan Juni Artini Juarai Pemilihan Duta Genre Kabupaten Klungkung 2024

I Gede Kesyawa Nata Negara  dan  Ni Luh Putu Juni Artini terpilih sebagai pemenang I Putra dan Putri pada grand final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Klungkung  yang digelar di Balai Budaya Ida I Dwa Agung Istri Kania Semarapura, Kamis (14/3/ 2024). Kesyawa dan Juni Artini mampu menyisihkan para pesaingnya yang berasal dari SMA/SMK di kabupaten Klungkung pada kegiatan yang terdiri atas beberapa tahap yaitu speech, QnA, dan parade. Sebelum menjadi juara, keduanya terpilih sebagai lima besar duta genre dan kemudian terpiih masuk tiga besar.

Dalam babak grand final pemilihan duta genre yang bertujuan untuk  mengajak remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa ini para peserta dinilai oleh lima orang juri yaitu I Gede Edy Apriliawan, Made Billy Udiana , Kadek Jayanta, I Kadek Yuki Darlena, dan Ni Ketut Gemet Gayatri . Hadir dalam acara ini Asisten II Setda Klungkung Ida Bagus Mas Ananda mewakili Bupati Klungkung didampingi Kepala DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja.

Pada babak lima besar Speech dilakukan oleh kelima besar finalis duta genre kabupaten klungkung dengan waktu 2 menit  dengan materi speech yaitu berkaitan mengenai GENRE, sedangkan  sesi QnA dilakukan oleh peserta yang terpilih dalama  tiga besar  klungkung dengan waktu 60 detik. Pertanyaan dibacakan oleh juri dan finalis yang tidak menjawab menggunakan headset agar tidak mendengar jawaban dari finalis yang sedang menjawab pertanyaan.

Berdasarkan Berita Acara Seleksi Tahap 1 Pemilihan Duta Generasi Berencana Kabupaten Klungkung Tahun 2024 Nomor : 03.010/PanPel-PildugenKlk/II/2024, hasil Akhir Gelar yang di dapat oleh 5 besar Duta Generasi Berencana Kabupaten Klungkung Tahun 2024 sebagai berikut :

  1. Duta GenRe Kabupaten Klungkung 2024
  2. Putra : I Gede Kesyawa Nata Negara
    Putri : Ni Luh Putu Juni Artini

    2. Runner Up 1 Duta GenRe Kabupaten Klungkung 2024
    Putra : I Made Rangga Mahawirya
    Putri: Dewa Ayu winda anjani darma putri

    3. Runner up 2 Duta GenRe Kabupaten Klungkung
    Putra: I Made Agus Sudirga Arta
    Putri : Ni Komang Trisna Dwi Payanti

    4. Duta GenRe Intelegensia Kabupaten Klungkung 2024
    Putra: I Made Sadya Satria Wiguna
    Putri : Ni Komang Kayika Laksmi Pradnyandari

    5. Duta GenRe Infuencer Kabupaten Klungkung 2024
    Putra: I Kadek Bagas Winantara
    Putri : Ni Kadek Indah Prandyaswari

Ini Dia 4 Desa Yang Akan Berlaga Dalam Lomdeskel Kabupaten Klungkung Tahun 2024

Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) dimaksudkan untuk memperoleh Desa dan Kelurahan Juara yang tentunya memiliki kinerja terbaik serta berbagai terobosan dan inovasi dalam penyelenggaraan Desa dan Kelurahan.Lomba Desa dan Kelurahan dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga tingkat Regional. Masing-masing jenjang tersebut melaksanakan tahapan penilaian yang meliputi 1) Pra Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi; 2) Penilaian Administrasi; 3) Klarifikasi Lapangan; 4) Pleno Klarifikasi Lapangan; 5) Pemaparan Peserta Lomba; dan 6) Penetapan Juara.

Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2024 mengacu pada indikator penilaian yang terdapat
dalam Lampiran II Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 yang meliputi:
Pertama, Evaluasi Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan meliputi aspek: a) Pemerintahan; b) Kinerja; c) Inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat; d) Desa dan Kelurahan berbasis teknologi informasi/e-government; dan e) Pelestarian adat dan budaya.

Kedua, Evaluasi Bidang Kewilayahan Desa dan Kelurahan meliputi aspek: a) Identitas; b) Batas; c) Inovasi; d) Tanggap dan siaga bencana; e) Pengaturan investasi; dan f. Pelestarian Lingkungan Hidup.

Ketiga, Evaluasi Bidang Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan meliputi aspek: a) Partisipasi masyarakat; b) Lembaga kemasyarakatan; c) Pemberdayaan kesejahteraan keluarga; d) Keamanan dan ketertiban; e) Pendidikan; f) Kesehatan; g) Ekonomi; h) Penanggulangan kemiskinan; dan i) Peningkatan kapasitas Pemerintah Desa dan Kelurahan dan masyarakat.

Di samping hal-hal tersebut di atas, penilaian lomba Desa dan Kelurahan juga memperhatikan hal-hal di bawah ini:
1) Ketersediaan Peraturan Bupati tentang SOTK Desa.
2) Ketersediaan Peraturan Bupati/Wali Kota tentang Batas Desa
3) Ketersediaan Peraturan Bupati/Wali Kota tentang Daftar Kewenangan Desa
4) Kesesuaian SOTK Desa dengan Peraturan Bupati tentang SOTK Desa.
5) Ketersediaan Peraturan Desa tentang SOTK Desa.
6) Kesesuaian SOTK Desa dengan Profil Desa.
7) Alokasi Dana Desa sesuai dengan ketentuan.
8) Ketersediaan Peta Batas Desa dengan kaidah Kartometrik.
9) Penggunaan SISKEUDES dan SIPADES online.
10) Laporan Nilai Aset Desa
11) Keberadaaan Posyandu Terintegrasi dengan kegiatan strategis lainnya.
12) Pembinaan Program Pasca Lomba.
13) Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia.
14) Penerapan inovasi pemerintahan Desa dan Kelurahan.
15) Inovasi Desa dan Kelurahan dalam penguatan ekonomi.
16) Keterlibatan partisipasi masyarakat desa dalam perencanaan pembangunan Desa dan Kelurahan.
17) Pengelolaan Sampah dan Limbah
18) Keberadaan Hutan Desa/Ruang Terbuka Hijau Kelurahan.
19) Keberadaan Lingkungan Kumuh
20) Pencegahan stunting
21) Langkah dalam Penanggulangan Kemiskinan/ Kemiskinan Ekstrem
22) Kesiapan Tanggap Bencana (peta bencana, sistem deteksi dini bencana, pelaksanaan simulasi,
daerah evakuasi bencana)
23) Investasi, Kerja Sama dan BUMDes
24) Penanganan Inflasi di Desa/Kelurahan
25) Pemberdayaan UMKM
26) Pelestarian adat budaya;
27) Pencegahan dan penanganan keberadaan kasus narkoba di Desa dan Kelurahan;
28) Pencegahan perpecahan serta program membangun kebersamaan (sinergitas) menyukseskan Pilkada serentak
29) Kesesuaian tahapan lomba yang dilalui dengan aturan dan petunjuk pelaksanaan Lomba
30) Keteraturan dalam mengupload dokumen administrasi ke aplikasi Epdeskel dengan memberikan keterangan/nama tiap dokumen yang diunggah meliputi nomor urut sesuai dengan urutan di Juklak, nama dokumen yang sesuai.
31) Laporan Kepala Desa sesuai dengan Permendagri Nomor 46 Tahun 2016

Dengan menggunakan mekanisme tersebut, untuk di Kabupaten Klungkung telah terpilih empat desa yang akan mewakili kecamatan-kecamatan dalam Lomdeskel tahun 2024 di Kabupaten Klungkung. Keempat Desa tersebut antara lain Desa Bakas (kecamatan Banjarangkan, Desa Kutampi (kecamatan Nusa Penida), Desa Akah (kecamatan Klungkung), dan Desa Kusamba (kecamatan Dawan). Penilaian untuk tingkat kabupaten Klungkung akan dilaksanakan dari tanggal 25 s/d 28 Maret 2024. Namun sebelumnya keempat Desa akan diberi pembinaan terlebih dahulu yang akan dilaksanakan dari tanggal 14 s/d 19 Maret 2024.

DPMDPPKB Klungkung Persiapkan Pelaksanaan Lomdeskel 2024

Guna mempersiapkan pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Klungkung menggelar rapat Tim Perlombaan Desa dan Kelurahan dan Tim Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Kabupaten Klungkung Tahun 2024 Rabu (21/2/2024). Rapat yang digelar di ruang rapat DPMDPPKB Kabupaten Klungkung ini dipimpin langsung oleh Kepala DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja, AP, M.Si. Turut hadir Pj Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Klungkung Ny Weryani Jendrika, para Camat sekabupaten Klungkung, beserta Tim Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Klungkung.

Dalam paparannya Kepala DPMDPPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja, AP, M.Si menjelaskan maksud pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2024 ini yaitu untuk memetakan dan memperoleh Desa dan Kelurahan dengan kinerja terbaik di bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan untuk selanjutnya dijadikan lokasi percontohan (Labsite) dalam salah satu upaya mengakselerasi pemerataan pembangunan, sekaligus untuk meningkatkan motivasi dalam pengembangan dan penerapan inovasi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan.
“Melalui pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan tahun 2024 diharapkan dapat menemukenali dan memublikasikan berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintahan Desa dan Kelurahan. Upaya ini tidak hanya berkenaan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, namun juga kemampuannya untuk memperkuat dan menjaga stabilitas ekonomi dan sosial dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan yang terjadi saat ini dan di masa yang akan datang”, papar I Wayan Suteja.

Lebih lanjut Suteja menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi Desa dan Kelurahan kedepan semakin besar yaitu persaingan pasar bebas dan terbentuknya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana nantinya akan membuat produk maupun jasa di ASEAN punya kesempatan yang sama untuk bersaing. Oleh karena itu perlu diciptakan Desa dan Kelurahan yang memiliki daya saing baik Nasional maupun Internasional, dengan membekali masyarakat dengan pengetahuan dan skill, karena untuk dapat mengelola sumberdaya alam yang baik tentunya diperlukan sumberdaya manusia yang berkompeten, inovatif dan kreatif. Hal tersebut diharapkan dapat secara langsung memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas Belanja Desa yang selanjutnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan kreatifitas pemerintah Desa.Demikian pula dengan Kelurahan, sebagai wilayah administrasi pemerintahan di bawah kecamatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat, memerlukan kualitas SDM perangkat yang berkualitas, inovatif dan kreatif dalam mengelola sumber daya yang ada untuk kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2024 mengusung tema yaitu Wujudkan Masyarakat Sejahtera Melalui Belanja Desa dan Kelurahan Yang Berkualitas”, tambah Suteja.

Sementara itu Pj Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny Weryani Jendrika menyampaikan bahwa segenap Tim diharapkan berdisiplin dalam melaksanakan tugas serta mengedepankan rasa ikhlas dalam menjalankan tugas.

“Walaupun kegiatan ini tidak ada honornya, diharapkan seluruh Tim untuk menjaga integritas dalam melaksanakan tugas sesuai dengan mekanisme lomba”, papar Weryani.